Voltus V

Posted by Maywan Suprihartanto | 11:27 AM | 0 comments »

LET'S VOLT IN!!

(artinya: mari menyetrum diri! :D)

Film kartun yang fenomenal di 80-an? apalagi kalo bukan Voltus V!

Voltus VKenapa bisa dibilang fenomenal? karena selain filmnya emang seru dan hebat untuk jaman itu, juga karena tidak semua anak punya kesempatan untuk nonton kartun ini. Makanya yang sudah sempat nonton pada bisa nyombong dengan penuh kebanggaan ke teman-temannya. Apalagi kalo dia bisa bercerita dengan detil seri terbaru dari kartun ini, dijamin bakalan dikerubungi oleh temen2nya dengan pandangan mata yang terkagum2 dan terpesona...

Masalahnya kartun ini nggak diputer di televisi yang semua orang di seluruh nusantara bisa nonton serentak. Kartun ini cuma ada di kaset video. Untuk bisa nonton harus beli kasetnya atau nyewa. Dan tentu saja yah... harus punya video playernya. Yang sayangnya, di jaman itu video player adalah barang mewah. Video player adalah salah satu simbol status sosial.

Jadi yang tidak beruntung jadi anak orang gedongan gimana dong? hmmm.. banyak caranya cing. Cs-an aja ama temen yang anak orang gedongan :D biar diajakin ikutan nonton bareng. Atau bisa juga jadi korban orang yang oportunis, yang memperbolehkan orang luar ikutan nonton video miliknya tapi ditarikin bayaran :p ... yah, daripada jadi kambing congek yang cuma bisa ngeces waktu anak2 yang lain heboh nyritain episode terbarunya kan..

Seruuu!!

Apa sih serunya, sampai anak2 di masa itu bela2in segala cara demi bisa nonton kartun ini? Serunya adalah ini film kartun tentang 5 anak muda jagoan yang selalu siap bertarung menjaga keselamatan bumi dengan menggunakan kendaraan modern yang hebat!...Dengan aneka macam senjata berteknologi tinggi yang bisa dikeluarkan dari badannya... itu adalah impian hampir semua anak laki2 bukan?

Dan yang paling seru adalah... *tarik nafas dalam-dalam*... kelima kendaraan itu, melalui suatu proses tahap demi tahap yang menakjubkan, bisa bergabung menjadi satu... menjadi .. *tahan nafas* ... sebuah ROBOT RAKSASA!! yang super hebat!... kereeeeeenn!!! ....Robot VOLTUS!! ... wuaaaaaa! *pingsan*

Voltus V

Kalo nggak salah, kartun inilah yang jadi pelopor kartun dan film yang jagoannya adalah robot raksasa yang dikendalikan sekelompok anak muda berseragam warna-warni. Kalopun bukan pelopor, paling nggak kartun ini adalah yang pertama kali melejit dan mendunia.

Bumi Diserbu Planet Lain

Jadi critanya gini nih. Alkisah di sekitar tahun 1990....
Hah? 1990? .. yap, kartun ini memang diproduksi di akhir 70-an, tapi mereka mengambil setting cerita di masa depan. Sayangnya masa depan yang mereka ambil terlalu optimistik :D Tahun 1990. Dan kita tahu sendiri, tahun 1990, bahkan di tahun 2007 ini pun, belum ada robot secanggih itu .. :) Oke, biar aja deh, anggap saja ini di dimensi lain :D

Prince Heinell

Jadi konon pada waktu itu, bumi didatangi oleh pasukan BOAZANIAN dari planet BOAZAN yang hendak menguasai bumi untuk mereka perbudak. Pasukan itu dipimpin oleh seorang pangeran muda bernama HEINELL. Planet Boazan itu berjarak 14000 tahun cahaya dari bumi. Fuiih.. jauh nian yah? .. nggak ketahuan berapa lama dan bagaimana caranya mereka menempuh jarak sejauh itu, nggak usah dipikirin, tonton aja lah..

Penghuni planet Boazan itu mirip banget kayak mahluk bumi, kecuali satu hal.. mereka BERTANDUK!.. dan mereka bangga dengan tanduk itu (kayak kerbau kok bangga sih? :p). Sedangkan penduduk planet Boazan yang ketiban sial gara2 dilahirkan tanpa tanduk tidak punya pilihan lain kecuali dijadikan budak selamanya.

Mundur sejenak ke belakang, adalah seorang pangeran kaum Boazan bernama LA GOUR yang pada saat akan dinobatkan menjadi raja ke 124 ternyata ketahuan kalo tanduknya cuma tempelan!! Karena nggak mau derajatnya merosot drastis dari pangeran jadi budak, dia pun melarikan diri ke bumi (sekali lagi nggak usah ditanya gimana caranya dia menempuh jarak 14000 tahun cahaya itu). Di bumi dia menjadi Dr. GOU KENTARO, menikah dengan wanita bumi MITSUYO dan memiliki 3 orang anak laki2. Bersama dengan istrinya, juga Dr. Hamaguchi, dan Chief Commander Oka, mereka menciptakan sistem pertahanan bumi dari serangan Boazanian yang berpusat di markas besar "BIG FALCON". Disitu juga robot Voltus V disimpan.

Gou KentaroDr. MitsuyoCommander OkaDr. Hamaguchi

Untuk menyelamatkan bumi dari serangan pasukan Boazanian, Earth International Defense Force menugaskan ketiga anak dari pasangan Dr. Gou - Dr. Mitsuyo yaitu GOU KENICHI, GOU DAIJIROU, dan GOU HIYOSHI, untuk mengawaki robot Voltus V. Bersama mereka juga ditugaskan OKA MEGUMI, putri Commander OKA, dan MINE IPPEI, juara dunia rodeo tiga kali, melengkapi awak Voltus V menjadi lima orang.

Dan mulailah perjuangan pasukan Voltus V untuk mempertahankan bumi dari serangan pasukan Boazanian yang tidak kenal menyerah.

Pasukan Voltus V

Sebagaimana namanya, pasukan Voltus V terdiri dari lima orang anak muda yang berkemampuan tinggi dan tidak gentar menantang maut. Pokoknya rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negaranya lah... (sesuai Butir-butir Pancasila sila ketiga, butir kedua.. hehehe). Kelima orang itu adalah:

V-1: GOU KENICHI
Gou Kenichi

Merupakan anak tertua dari Dr. Gou Kentaro, sekaligus yang memimpin pasukan Voltus V. Berseragam merah dan mengawaki Volt Crewzer yang menjadi bagian kepala dari robot Voltus pusat komando dan koordinasi. Senjata pribadinya adalah pistol laser.
Kenichi memang berwatak pemimpin, serius dan temperamental. Ia juga seorang yang baik hati dan menjunjung persahabatan, meskipun kadang terlalu keras kepada adiknya sendiri, Hiyoshi.

V-2: MINE IPPEI
Mine Ippei

Satu-satunya anggota yang direkrut bukan dari pertemanan dan keluarga. Seorang Cowboy yang menjadi juara dunia rodeo tiga kali berturut2. Seragamnya berwarna biru mengendarai Volt Bomber, bagian lengan dari robot Voltus dimana sebagian besar senjata canggih Voltus terletak. Ia sendiri menggunakan cambuk sebagai senjata diri.
Seorang anak yatim piatu yang menyimpan dendam pada ibunya yang meninggalkan dirinya. Sejak kecil ia harus menghidupi dirinya sendiri. Wataknya cuek dan santai, tapi gampang marah.

V-3: GOU DAIJIROU
Gou Daijirou

Adik kandung dari Kenichi. Jagoan bela diri yang berbadan besar dan kuat. Pilot dari Volt Panzer, yang akan menjadi bagian badan dari robot Voltus. Berseragam hijau tua dan menggunakan sebatang tongkat sebagai senjata andalan.

V-4: GOU HIYOSHI
Gou Hiyoshi

Anak bungsu dari keturunan Gou Kentaro dan Mitsuyo. Masih kekanak-kanakan tapi jagoan elektronika. Mengemudikan Volt Frigate, bagian tungkai dari robot Voltus. Berseragam hijau muda dan selalu ditemani robot gurita mungil ciptaannya sendiri, Takko. Awalnya Takko hanya dianggap mainan, tapi setelah ia berhasil menyelamatkan anggota Voltus, Takko dianggap sebagai anggota Voltus ke-enam.

V-5: OKA MEGUMI
Oka Megumi

Anak dari salah satu pencipta Voltus. Satu2nya perempuan di pasukan Voltus. Pilot dari Volt Lander, yang menjadi telapak kaki dari robot Voltus. Berseragam kuning-pink. Pernah dilatih sebagai ninja wanita, sehingga tidak heran jika dia jago memainkan senjata2 khas ninja.
Megumi adalah gadis yang cantik dan periang. Di antara dominasi pria, ia mampu menjadi penengah jika terjadi bentrok antar pribadi dalam tim.

Jagoan Kita: ROBOT VOLTUS!

Biasanya nih, kalo ada musuh dari Boazanian menyerang, pasukan Voltus akan bertempur secara individual dulu. Masing2 pesawat mengeluarkan senjata andalannya untuk menyerang musuh. Dan biasanya, si musuh masih perkasa bisa mengelak dari semua senjata individual itu bahkan bisa menyudutkan pasukan Voltus.

Dalam keadaan terdesak, maka Kenichi akan meneriakkan komando:
"LET'S"

Lantas disambut oleh keempat anggota Voltus yang lain, dengan menekan satu tombol di hadapannya mereka berteriak:
"VOLT.... IN!!"


Tapi kadang Kenichi juga meneriakkan aba-aba "V TOGETHER!!" untuk bergabung.

Volt inVolt inVolt in

Dan dimulailah proses penggabungan kelima pesawat itu. Dengan iringan lagu mars berbahasa jepang, yang penuh semangat tapi dengan arransemen yang jadul banget, berjudul BORUTESU FAIBU (hmmm...kayaknya ini adalah pelafalan "Voltes Five" sesuai lidah orang Jepang... hehe lucu ya). Kalimat di liriknya yang gampang ketangkep di telinga adalah "mitomi hitomi to hitomi"... :D

Dan kelima Volt Machine pun satu demi satu tersambung menjadi robot Voltus V, yang bertinggi 58 meter dan berbobot 600 ton. Kecepatan terbangnya 20 mach dengan menggunakan energi elektromagnetik.

Setelah tergabung, maka robot Voltus V lah yang sekarang bertugas menyerang musuh. Kembali satu persatu senjatanya diluncurkan. Dari Choudenji String (semacam sabuk atau tali panjang), Choudenji Goma (kayak gasing gitu), Voltes Bazooka (semacam Basuki... eh :D), Gatling Missile, Arm Gun, Grand Fire (semburan api), Grand Missile, Chain Knuckle (rantai), Choudenji Beam (tembakan sinar dari dada), Choudenji Wave (tembakan gelombang), Choudenji Ball (bola elektromagnetik yang bisa mengurung musuh).

Voltus Weapons

Tapi pada akhirnya kebanyakan musuh baru tunduk setelah Voltus V mengeluarkan senjata pamungkasnya, pedang TENKUU KEN! (pedang surga?) Dan jurus andalan untuk mengakhiri pertarungan adalah irisan berbentuk V di tubuh lawan... Ditebas dari kiri atas ke tengah bawah, lalu pegangannya diputar, dan dilanjutkan dengan tebasan ke kanan atas membentuk huruf B... eh .. V :)

Tenkuu Ken

Hampir selalu begitu. Tau gitu, kenapa nggak dari awal aja langsung pake Tenkuu Ken? :p

Musuh2nya Voltus

Pasukan BOAZANIAN menyerbu planet Bumi dipimpin oleh Prince Heinell dibantu asistennya : Zandra (penasehat robotik), Draco (Jenderal pendamping) dan Zuhl (penasehat militer dan menteri pertahanan BOAZANIAN). Mereka membuat markas besar bawah tanah di bumi di sebuah pulau tandus tanpa penduduk. Di markas itulah mereka menciptakan robot2 raksasa dengan kemampuan dan senjata yang aneh2, yang akan menjadi lawan tangguh bagi Voltus V.

Robot-robot monster yang pernah jadi musuh Voltus dan berakhir dengan tebasan Tenkuu Ken antara lain:

1. Dogukaga, robot kupu-kupu besar dan ganas. Lawan Voltus V di episode pertama.
Beast fighter


2. Baizanga, Robot besar, ganas, powerful dan brutal. Dengan senjata rantai dan bola berduri, sempat bikin Voltus V kalang kabut dan terkunci. Voltus V nyaris hancur di episode ke dua ini. Namun mereka diselamatkan secara ironis oleh Dr. Mitsuyo (ibu dari 3 anggota voltus V) yang melakukan kamikaze ke wajah Baizanga. Voltus V selamat, tapi Dr. Mitsuyo tewas :'(
Beast fighter


3. Zoru Geru, Robot Amoeba yang besar dan ganas. Mampu berubah bentuk dan merubah bermacam2 senjatanya. Bisa dibilang Zoru Geru adalah salah satu musuh Voltus tertangguh.
Beast fighter


4. Daimon dan Saimon, sepasang robot kembar yang dibuat dengan konsep kuantitas melebihi kualitas. Boazanian berpikir bahwa voltus V hanya bisa membentuk senjata andalannnya super elektromagnetik ball sekali, sehingga 2 powerful robot sulit bagi voltus untuk mengantisipasinya.
Beast fighter


5. Godor, monster robot paling kuat dan tangguh diantara yang lain. Lawan terakhir dari Voltus V. Godor adalah dewa penjaga Boazanian. Heinell mampu mengaktifkan Godor menjadi robot raksasa powerfull dengan senjata api hijau dari mulutnya serta sebuah pedang.
Beast fighter



Monster-monster robot yang lain, ada Bonzarus, Gardo, Neegu, Gaida, Daineegu, Baddo Heir, Karakaras, Gargo, Gondam, Bombos, Namazungo, Gamenza, Kanigan, Gonguru, Kuragenyara, Garuman, Jarugard, Suneiza, Zaizarus, Gokiiru, Tobiurago, Sazaras, Zemingo, Garus, Okozenia... juga ada Toribaga, Ekkado.. ups, itu sih makanan :D

Selain Dr. Mitsuyo yang tewas di episode kedua, team Voltus juga kehilangan Dr. Hamaguchi. Dr. Hamaguchi terbunuh saat mencoba menyelamatkan Voltus V dari robot Kuragenyara. Posisi Dr. Hamaguchi di team Voltus kemudian digantikan oleh Prof. Sakunji.

Drama di Balik Pertempuran

Dr. Gou sang pencipta Voltus V, di episode2 awal tidak jelas dimana keberadaannya. Bahkan dia diceritakan sudah meninggal dan dikuburkan. Baru kemudian tahu-tahu Dr. Gou ini dikejar-kejar oleh pasukan Boazanian karena melarikan diri dari planet Boazan. Dalam pelariannya sebelum sempat bertemu dengan ketiga anaknya dan team voltus lainnya, ia tercebur ke laut dan tidak ditemukan. Dan beberapa episode selanjutnya, tahu-tahu lagi, Dr. Gou sudah membuat tempat perlindungan di pegunungan Alpen dan menciptakan pesawat baru "Solar Bird" yang mampu melindungi robot Voltus V dan bahkan mampu membawa markas besar Big Falcon terbang untuk menyerang planet Boazan.

Di kubu Boazanian ternyata banyak bibit perpecahan dan pengkhianatan, dan itu lumayan ngasih celah buat pasukan Voltus. Ada Zuhl yang berkali2 berencana membunuh Prince Heinell. Ada lagi Jenderal Garuru yang juga ingin mendongkel posisi Heinell. Di planet Boazan sendiri juga sedang terjadi pemberontakan yang dilakukan para budak yang tidak bertanduk. Jadi kubu Boazanian sebenernya emang rapuh.

Selain itu Prince Heinell juga punya aib, yaitu bahwa dia adalah anak seorang pengkhianat bernama La Gour. Aib itu sering dimanfaatkan oleh pesaing2nya sesama boazanian yang ingin merebut posisinya.

Dan Prince Heinell tidak tahu bahwa La Gour tidak lain adalah Dr. Kentaro Gou. La Gour sebelum dijungkirkan sebagai pangeran Boazan, pernah menikah dengan wanita Boazan bernama Rosalia yang meninggal saat melahirkan. Semuanya baru terungkap di episode terakhir (40) dari seri ini. Jadi Heinell tidak lain adalah kakak tiri seayah dengan tiga bersaudara Gou awak Voltus V yang selama ini menjadi musuh bebuyutan.

Wah, ternyata di balik cerita Robot, ada juga opera sabunnya... hehehe...

Demam Voltus V

Kalo nonton lagi serial ini di jaman sekarang, dijamin pasti pada ketawa ngremehin. Huahahaha... animasinya kasar banget! ... huihihihih... musiknya norak! ... huehehehe... ceritanya ketebak banget!
Yaaa.. yaya, mohon maklum ya.. ini serial kan diproduksi akhir 70-an. Jaman itu kartun kayak gini udah hebat banget lagi. Pada nggak inget apa, waktu pada nganga di depan layar tivi terpesona oleh aksi robot ini waktu menyabetkan pedang?? :p

Tapi gaya kartunnya udah sama dengan anime Jepang sekarang. Didramatisir dengan gambar2 closeup dan efek2 khas anime Jepang. Mungkin itu juga yang bikin anak2 gampang tersihir dan terpukau oleh serial ini, meskipun ceritanya udah ketebak. Serial ini sendiri cuma diproduksi 40 episode, dari rencana 52 episode. Dan tidak dilanjutkan lagi. Entah kenapa, padahal kan booming abis.

Kabarnya di Filipina serial ini sempat dihentikan penayangannya di televisi atas perintah Presiden Marcos. Terlalu banyak kekerasan katanya. Memang sih, banyak kekerasan di film ini. Apalagi yang namanya "V cutting" itu, sadis banget sebenernya... musuh2nya dibelah jadi 2 berbentuk V gitu. Cuman robot sih, tapi kan bentuknya kayak mahluk hidup biasa, jadi ya tetep berasa sadis.



Voltus V ToysMasih mendinglah di Filipina cuma dihentikan penayangannya. Di Indonesia? tidak diputar sama sekali di televisi :'(

Meskipun begitu demam Voltus V tetap mampu menjangkiti anak2 Indonesia. Robot2 mainan Voltus V laris manis. Anak2 dengan bangga memakai kaos bergambar Voltus V dan berebutan bercerita tentang episode terakhir yang mereka tonton. Tidak mau ketinggalan momen Sanggar Cerita membuat kaset sandiwara berseri yang mengambil cerita dari Voltus V.






Posted by Maywan Suprihartanto | 11:12 AM | 0 comments »

..... bila mesti kulewati padang tandus tak bertepi ..... maukah kau menemani
..... sekejap badai menghadang terhempaskan rasa curang ..... akankah kaupun menghilang
..... andaikan berakhir sudah nuansa irama indah ..... mungkinkah rindumu punah
..... dan bila redup tlah pijar hilang tiada bersinar ..... akankah kasih memudar


tak semuanya mudah tak akan selalu indah
datang coba tak terkira
Akankah kaukan tetap ada
MESKIPUN TAWA TLAH JADI AIR MATA

..... dihamparan jalan kita penuh liku tak terbaca ..... terkurung diputar dunia
..... berat dan lemah melangkah terapung tiada arah ..... masihkah kasih merekah


ke RAGU an memanglah suatu hal yang menyesakan dada, akan tetapi dari situ kita bisa memulai dan belajar tentang arti BERANI MENGAMBIL KEPUTUSAN

Senandungku

Posted by Maywan Suprihartanto | 6:46 AM | 0 comments »

SENANDUNGKU

Kisah seorang anak mengejar impiannya. Terkadang impian itu terasa tinggi bila kita gagal dan terasa sedih bila kita terbangun. Seseorang itu telah mencobanya..seorang gadis yang sangat mandiri, bahkan terlalu tangguh menurutku. Darinya aku belajar mengeja makna I.M.P.I.A.N,..dan aku menyebutnya sang gadis pemberani.Sudah 2 hari sang gadis terasa jauh, terlalu jauh kupikir..aku mencoba menyelami sisi kesedihannya, namun terlalu sulit..karena lebih banyak senyum yang aku lihat daripada tangisnya yang ku ingat.

Sang gadis aku yakin masih membesarkan hati dengan segala apa yang bisa dia pijak, dan segala siapa yang bisa dia rengkuh..mencari kekuatan untuk melawan ragu atas pilihan yang telah diambil, menafikkan tangis untuk berjuang keras atas bijak yang akan disapih kelak. Tidak ada keraguan atas sesuatu yang diyakini memberi perubahan atas nasib seseorang, nasib baik aku pikir..

The Zoo, Yogyakarta..at least sebuah tempat yang paling pelosok sekalipun, jika dia bisa selalu melihat purnama di hari kelimabelas setiap bulannya, tentu dia bisa merasa kasih sayang semua orang yang disekitarnya..Purnama pastilah sama setiap munculnya, namun selalu beda cara memandangnya..mensyukurinya.Untuk gadis yang pemberani, setiap engkau lihat purnama di sana, pejamkanlah matamu, berdoalah dengan lesan lirih seperti engkau membisik pada angin pagi setelah subuh kau bersujud padaNya..bisikkan…"AKU PASTI BISA MENJADI LEBIH BAIK "


mengapa harus menangis jika masih bisa tersenyum ?!… Karena tangis tidak bisa mengembalikan kepedihan kan ?!… But senyum bisa membuat orang lain bahagia juga karena melihat kita sumringah… better look…Kemandirian dapat dibentuk karena tekanan, situasi, dan posisi dan aku mendapatkan semuanya… Tapi seringkali kemandirian membentuk kesendirian,… dan aku juga merasakannya… Seringkali kumerasa lelah atas kemandirian itu…. Pada suatu saat nanti kuingin melepas kancing2x jubah kemandirian itu dan bersandar pada sesuatu yang kokoh dan kuat dimana darinya kudapat kemandirian tanpa kesendirian… he..he..he.. CUONTONG ku ki lho !!!!!!

Naga Bonar

Posted by Maywan Suprihartanto | 2:04 PM | 0 comments »

Jendral Naga Bonar



Dengan setting tanah Batak di masa awal kemerdekaan, dikisahkanlah kehidupan si Nagabonar (Deddy Mizwar), si tukang copet ulung. Dia punya sahabat setia yang namanya Bujang (Afrizal Anoda). Saking setianya, setiap kali Nagabonar ketangkep dan masuk penjara, si Bujang ikutan masuk penjara meskipun nggak ikut nyopet. Katanya sih biar bisa makan gratis teratur :D

Nagabonar

Tapi begitu mendengar dari Bang Pohan (Piet Pagau) kalo Indonesia sudah merdeka, lalu Belanda berusaha merebut negri ini kembali, Naga dan teman2nya ikut mengangkat senjata untuk melawan Belanda. Dan ternyata Nagabonar meskipun gayanya selengekan dan tukang nyopet gitu, rupanya punya kharisma sebagai seorang pemimpin. Naga bahkan akhirnya memimpin pasukan sendiri dan melakukan perang gerilya melawan Belanda.

Hingga satu saat Nagabonar dan pasukannya dapat perintah mundur dari Bang Pohan, tidak lagi menyerang Belanda karena perjanjian gencatan senjata telah disepakati. Maka mereka pun mundur dan menetap di satu tempat untuk beberapa saat. Dalam rombongan mereka termasuk juga Emaknya Nagabonar (Roldiah Matulessy) yang tetap menganggap Naga bekerja sebagai pencopet, lalu ada juga seorang 'tawanan' Kirana (Nurul Arifin) putri dokter Zulmi (Kaharuddin Syah) yang dituduh antek Belanda.

Nagabonar

Belanda mengajak Nagabonar merundingkan garis demarkasi. Sebelum perundingan, demi harga diri Nagabonar dan teman2nya memutuskan untuk memberikan pangkat kemiliteran kepada diri mereka masing2. Atas usulan Lukman (Wawan Wanisar) yang paling terpelajar, Nagabonar menjadi Jendral, Murad (Mustafa) dapat Kolonel, Jono Letnan Kolonel, Lukman sendiri menjadi Mayor. Lukman yang rada sentimen sama Bujang hanya memberikan pangkat Kopral untuk Bujang. Bujang pun protes keras. Tapi Nagabonar tak mampu memprotes keputusan Lukman karena tahu ia tak akan bisa mendebat Lukman.

Dalam perundingan dengan Belanda, Nagabonar tidak mau menunjukkan lokasi pasukannya karena ia tahu akal licik Belanda. Yang terjadi malah Naga sempat2nya mencopet jam tangan Mayor Belanda yang kemudian ia hadiahkan untuk Bujang, agar Bujang terhibur meskipun pangkatnya cuma kopral tapi jam tangannya Mayor :D

Nagabonar

Nagabonar diam2 ternyata naksir Kirana, dengan bantuan Bujang ia berusaha mendekati Kirana. Tapi banyak tantangan untuk merebut hati Kirana. Teman seprofesi Naga, profesi pencopet maksudnya, yang juga memimpin satu pasukan di tempat lain ternyata juga ingin memiliki Kirana. Mariam namanya, mariam ini cowok tentunya.. kayak mariam tomong gitu. Mariam dan pasukannya datang ke tempat Naga bersenjata lengkap untuk meminta Kirana. Naga mengajaknya bertanding catur untuk menentukan siapa yang berhak atas Kirana. Dengan sedikit curang Naga menang, Mariam nggak trima. Tembak-menembak antar teman pun terjadi :( gara-gara wanita pula :O ... Mariam tertembak kakinya dan menyerah, merelakan Kirana untuk Nagabonar.

Naga terserempet peluru di lengannya. Kirana yang anak dokter merawat luka Naga. Dan mulailah benih2 kasih bertebaran.

Nagabonar

Sementara itu si Bujang merasa sangat kesal sama Lukman, karena dia dianggap bawahan yang disuruh2 melulu oleh Lukman. Bujang bertekad untuk membuktikan siapa yang lebih hebat. Hingga satu pagi Naga kehilangan satu set seragamnya lengkap dengan tanda pangkat, tongkat, dan topi bulunya. Murad melaporkan bahwa Bujang pada waktu subuh telah nekat membawa pasukan untuk menyerang Belanda.

Dan siang harinya... pasukan itu kembali dengan membawa si Bujang yang telah terkulai tak bernyawa di atas kuda. Bujang mengenakan seragam dan semua atribut milik Nagabonar. Nagabonar tak mampu berkata apa2. Dia lari ke tempat tinggalnya untuk menangis dan meneriakkan nama Bujang berkali2. Saat penguburan Bujang, Naga mengenakan seragamnya yang berlumuran darah si Bujang dan mengucapkan kalimat yang banyak diingat orang:

Nagabonar

"Buujaaaang...
Kau sudah kulaaarang bertempur... Tapi kau bilang kau maaau bertempur..
Kubilang jaaaangan bertempur, tapi kau bertempur juga...
Itulah... sekarang matilah kau...
Kubur!"


Dalam kesedihan kehilangan Bujang teman baiknya, Naga mengunjungi Kirana lagi. Naga curhat ke Kirana kalau ia merasa kesepian dan sendirian. Kirana menghiburnya dengan mengatakan kalau Naga tidak sendirian. "Masih ada aku...", kata Kirana... huuuhuy!! Besoknya Naga meminta emaknya untuk melamar Kirana. Tapi emaknya malah menasehati Kirana agar tidak percaya sama kata2 Naga... hihihi.

Belanda akhirnya melanggar sendiri perjanjian gencatan senjata. Naga pun segera menyiapkan pasukan untuk kembali menyerang Belanda. Kirana bilang kalau dia ingin ikut bertempur di garis depan bersama Naga. Nagabonarpun menyetujui, dan memberi Kirana pangkat PERMAISURI!

Nagabonar

Di garis depan, mereka berdua meneriakkan kalimat yang sering diucapkan Bang Pohan untuk menyemangati pasukannya:

Hai Pemuda Indonesia,
Bangkitlah kau semua
Negeri kita sudah merdeka
Genderang perang sudah berbunyi
Dengarkan panggilan Ibu Pertiwi...


BF??

Kalo dilihat endingnya, cerita utamanya ternyata bukanlah soal perjuangan melawan penjajah. Karena cerita perjuangan itu nggak selesai waktu filmnya selesai. Scene perangnya sendiri juga terkesan seadanya, nggak terlalu hebat dan jauh dari kolosal. Cerita utama sebenernya adalah kisah cinta Nagabonar dan Kirana, dengan latar belakang masa perjuangan.

Jadi film ini bukanlah BF... alias Bilem Ferjuangan :p (guyonan garink kriuk kriuk ala Sersan Prambors). Mungkin lebih tepat kalo film ini masuk genre Komedi, karena memang dialog dan adegannya dibikin konyol. Didukung juga dengan scoring musik yang bernuansa komikal dengan mengambil nada lagu "Mariam Tomong". Nggak perlu mikir terlalu njelimet untuk mengikuti ceritanya. Cocok dengan perintah Naga pada si Lukman yang juga jadi kalimat yang lumayan memorable dari film ini:

"Kau kuperintahkan... untuk berhenti berpikir
Kalau kau berpikir aku jadi ikut berpikir
Susah aku...
Jadi berhentilah kau berpikir!"

Nagabonar

Film ini juga bukanlah BF dalam arti sebenarnya ... meskipun ada adegan saat Nurul Arifin lagi dipijat punggungnya dalam posisi berbaring... TOPLESS coy! ... ugh.. uhuk uhuy!.. Meskipun juga ada beberapa adegan dimana para figurannya polos.. berlarian telanjang tanpa sehelai benangpun... anak-anak tapinya... :p

Pemainnya Kawakan

Deddy Mizwar total banget memerankan Nagabonar. Logat bataknya dapet banget, karakter Nagabonar yang rada bengal juga berhasil diinterpretasikan dengan baik. Dia juga rela tampil berwajah gembil jelek dengan pipi bawah yang selalu ngejendul sebelah, entah karena dia ikut2an nyirih kayak emaknya atau lidahnya yang kepanjangan :D. Ya siapa sih yang meragukan kemampuan akting Deddy Mizwar, baik itu dalam film drama serius maupun komedi.

Afrizal Anoda juga sebenernya cukup berhasil memerankan Bujang, yang polos dengan topi bajanya yang kebesaran. Cuman sayang raut mukanya terlalu serius dan pemikir untuk karakter Bujang yang seharusnya lugu dan naif. Malah Emak Nagabonar yang diperanin Roldiah Matulessy yang diganjar piala Citra untuk aktris pendukung terbaik, emang masuk banget sih jadi emak yang cerewet, meskipun jarang nongol.

Nagabonar

Nurul Arifin ya harap dimaklumin saja kalau masih rada kaku, film ini adalah film debutan dia. Hebat juga pendatang baru langsung dapet posisi peran utama wanita di film sehebat ini. Yang jelas sih kehadiran wajah malu2 Nurul Arifin yang tampak manis dengan make up tipis (halah berima gitu..) di film ini memang sangat menyegarkan... ;)

Sukses dan Sekuel

Film ini jelas adalah salah satu Master Piece di jaman 80-an. Kabarnya film ini adalah film Indonesia pertama yang menggunakan direct sound, alias suara aktornya langsung direkam bersamaan dengan pengambilan gambar. Kabarnya lagi ini adalah film Indonesia pertama yang masuk seleksi Film Berbahasa Asing di ajang Academy Award alias Oscar, meskipun tidak bisa berbicara lebih banyak lagi.

Bukan cuma mendapat banyak penghargaan atas kualitasnya, tapi film ini juga sukses mendatangkan penonton saat diputar di bioskop di seluruh nusantara. Bahkan sanggup bertahan hingga berbulan-bulan. Karena memang ceritanya ringan dan mampu menghibur semua lapisan masyarakat.

Dan sah-sah saja kalau saat ini, dua puluh tahun kemudian, Deddy Mizwar sendiri menggarap sekuelnya. Tentunya dengan harapan akan bisa meraih sukses seperti pendahulunya. "Nagabonar (jadi) 2" itu kabarnya judul dari sekuel film ini. Tora Sudiro akan menjadi Bonaga anak Nagabonar. Hmmm... melihat film2 produksi Deddy Mizwar sebelumnya, tampaknya cukup menjanjikan juga nih film di tengah banjir film horror nggak jelas.

Dewasa itu apa sih

Posted by Maywan Suprihartanto | 11:13 AM | 0 comments »

Dewasa itu apa sih ?

Ada beberapa aspek yang bisa dijadikan ukuran untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang.

1. Intelektual
Dari segi ini kita dikatakan dewasa dilihat dari kemampuan kita membentuk pendirian. Artinya, kita punya pendirian atau prinsip yang jelas sehingga tidak mudah terombang- ambing oleh situasi yang menuntut kita untuk bersikap. Tapi, tetap memerhatikan pendapat orang lain walaupun tidak bersandar pada pendapat itu. Kemampuan mengambil keputusan sendiri dengan tegas dan bebas berdasarkan bukti, alasan nyata, dan nasihat baik dari orang lain, serta bertanggung jawab dengan segala keputusan kita. Tidak bingung kalau ada masalah, tapi dianalisis sebab-sebabnya sehingga bisa dicari kemungkinan-kemungkinan penyelesaiannya.

2. Emosional
Kita dikatakan sebagai orang dewasa secara emosional ditandai dengan kemampuan menerima emosi dan menguasainya secara wajar. Artinya, apa pun emosi yang sedang kita alami, kita tetap bisa menguasai dan mengelolanya dengan baik. Tidak dipengaruhi rasa takut dan gelisah. Kita bisa mengontrol emosi sehingga tidak merugikan orang lain. Dari sini dapat dilihat bahwa orang dewasa juga punya kecerdasan emosi yang cukup tinggi.

3. Sosial
Kedewasaan kita dari segi sosial tampak dari keterbukaan terhadap orang lain. Sanggup membuat persahabatan. Tidak bergantung kepada siapa pun, tapi bukan berarti kita tidak butuh orang lain. Kita bisa menyesuaikan diri dan hormat dengan hukum, kebiasaan, dan adat-istiadat masyarakat di mana pun kita berada.

4. Moral
Dari segi moral dapat dilihat dari kesetiaan kita pada asas- asas moral dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya semakin dewasa diri kita, akan semakin mementingkan orang lain daripada diri sendiri.

5. Spiritual
Kedewasaan dari segi ini bisa dilihat dari cara berkeyakinan yang tidak sempit. Kita mampu bergaul dan membina hubungan baik dengan orang- orang yang keyakinannya berbeda dari diri kita. Kalau sudah mencapai hal itu, kita mampu mencintai orang lain tanpa batas-batas agama, ras, suku, atau golongan.

Lalu, apakah seseorang yang disebut dewasa kemudian meninggalkan segala bentuk keceriaan, kegembiraan, dan kegairahan hidup? Tentu saja tidak. Orang dewasa tidak harus selalu bersikap serius. Adakalanya orang dewasa juga bersikap jahil dan senang bercanda untuk memecah kebekuan atau menurunkan ketegangan.


Penghambat kedewasaan

Kedewasaan tidak selalu berhubungan dengan umur. Kadang ada orang yang umurnya boleh dibilang tua, tapi sikapnya masih kekanak-kanakan, suka menang sendiri, emosian, dan enggak mau kalah. Tapi, ada yang sebaliknya walaupun usianya masih muda, dia mampu menjadi panutan teman-temannya.

Kedewasaan adalah proses perkembangan kepribadian. Karena proses, jadi enggak bisa instant. Tidak bisa hanya dengan berdandan ala orang dewasa terus jadi orang dewasa. Kedewasaan itu lebih ke sikap kita dalam menghadapi apa pun. Memang sih, mestinya yang umurnya lebih banyak dia akan lebih dewasa karena sudah mengalami banyak hal dalam hidup dan lebih banyak belajar dari pengalaman. Tapi nyatanya tidak selalu begitu, ini karena pendewasaan dalam prosesnya bisa mengalami kemajuan, mandek, bahkan mundur. Orang yang selalu belajar dari pengalaman dan suka introspeksi diri biasanya proses kedewasaannya makin maju.

Artinya, makin hari ia makin tumbuh menjadi manusia yang lebih bijaksana. Sebaliknya, orang yang cepat merasa puas sehingga merasa tidak perlu belajar lagi, manja, tidak mau dikritik dan selalu lari dari masalah akan mengalami hambatan dalam proses pendewasaannya.
Latihan
Ciri paling mencolok dari orang yang tidak dewasa adalah egoisme yang tinggi. Artinya, selalu mementingkan diri sendiri tanpa melihat kepentingan orang lain. So, latihan pertama untuk menjadi dewasa adalah berlatih untuk mengurangi sifat egois kita.
Latihan selanjutnya adalah belajar untuk menerima diri sendiri apa adanya. Pada dasarnya orang menjadi egois karena ia tidak mampu untuk menerima dirinya sendiri apa adanya. Jadi, cobalah eksplor diri sendiri kekurangan dan kelebihannya. Terimalah apa pun yang ada pada diri sendiri. Hanya dengan menerima diri sendiri apa adanya, kita akan mampu bersikap terbuka pada orang lain.

Mencintai semua yang ada dalam diri kita sendiri merupakan dasar untuk bisa mencintai semua manusia. Kalau kita mampu mencintai semua manusia apa adanya, itu berarti kita telah sampai di "puncak kedewasaan"!
Kuncinya adalah belajar… berlatih… belajar... berlatih teruuuuus !

Apakah itu "Laki Laki Sejati??"

Posted by Maywan Suprihartanto | 12:05 PM | 0 comments »

Apakah itu "Laki Laki Sejati??"

Seorang anak muda bertanya kepada ibunya. Ibu, lelaki sejati itu seperti apa?Ibunya terkejut. Ia memandang takjub pada anak yang di luar pengamatannya sudah menjadi perjaka itu. Terpesona, karena waktu tak mau menunggu. Rasanya baru kemarin anak itu masih ngompol di sampingnya sehingga kasur berbau pesing. Tiba-tiba saja kini ia sudah menjadi perjaka yang punya banyak pertanyaan.Sepasang matanya yang dulu sering belekan itu, sekarang bagai sorot lampu mobil pada malam gelap. Sinarnya begitu tajam. Sekelilingnya jadi ikut memantulkan cahaya. Namun jalan yang ada di depan hidungnya sendiri, yang sedang ia tempuh, nampak masih berkabut.

Hidup memang sebuah rahasia besar yang tak hanya dialami dalam cerita di dalam pengalaman orang lain, karena harus ditempuh sendiri.

Kenapa kamu menanyakan itu, anakku?
Sebab aku ingin tahu.
Dan sesudah tahu?
Aku tak tahu.

Wajah perjaka itu menjadi merah. Ibunya paham, karena ia pun pernah muda dan ingin menanyakan hal yang sama kepada ibunya, tetapi tidak berani. Waktu itu perasaan tidak pernah dibicarakan, apalagi yang menyangkut cinta. Kalaupun dicoba, jawaban yang muncul sering menyesatkan. Karena orang tua cenderung menyembunyikan rahasia kehidupan dari anak-anaknya yang dianggapnya belum cukup siap untuk mengalami.

Kini segalanya sudah berubah. Anak-anak ingin tahu tak hanya yang harus mereka ketahui, tetapi semuanya. Termasuk yang dulu tabu. Mereka senang pada bahaya.Setelah menarik napas, ibu itu mengusap kepala putrinya dan berbisik.Jangan malu, anakku. Sebuah rahasia tak akan menguraikan dirinya, kalau kau sendiri tak penasaran untuk membukanya. Sebuah rahasia dimulai dengan rasa ingin tahu, meskipun sebenarnya kamu sudah tahu. Hanya karena kamu tidak pernah mengalami sendiri, pengetahuanmu hanya menjadi potret asing yang kamu baca dari buku.

Banyak orang tua menyembunyikannya, karena pengetahuan yang tidak perlu akan membuat hidupmu berat dan mungkin sekali patah lalu berbelok sehingga kamu tidak akan pernah sampai ke tujuan. Tapi ibu tidak seperti itu. Ibu percaya zaman memberikan kamu kemampuan lain untuk menghadapi bahaya-bahaya yang juga sudah berbeda. Jadi ibu akan bercerita. Tetapi apa kamu siap menerima kebenaran walaupun itu tidak menyenangkan?

Maksud Ibu?
Lelaki sejati anakku, mungkin tidak seperti yang kamu bayangkan.
Kenapa tidak?

Sebab di dalam mimpi, kamu sudah dikacaukan oleh bermacam-macam harapan yang meluap dari berbagai kekecewaan terhadap laki-laki yang tak pernah memenuhi harapan perempuan.
Sebab di dalam mimpi, kamu sudah dikacaukan oleh bermacam-macam harapan yang meluap dari berbagai kekecewaan terhadap laki-laki yang tak pernah memenuhi harapan perempuan. Di situ yang ada hanya perasaan keki.

Apakah itu salah?

Ibu tidak akan bicara tentang salah atau benar. Ibu hanya ingin kamu memisahkan antara perasaan dan pikiran. Antara harapan dan kenyataan.

Aku selalu memisahkan itu. Harapan adalah sesuatu yang kita inginkan terjadi yang seringkali bertentangan dengan apa yang kemudian ada di depan mata. Harapan menjadi ilusi, ia hanya bayang-bayang dari hati. Itu aku mengerti sekali. Tetapi apa salahnya bayang-bayang? Karena dengan bayang-bayang itulah kita tahu ada sinar matahari yang menyorot, sehingga berkat kegelapan, kita bisa melihat bagian-bagian yang diterangi cahaya, hal-hal yang nyata yang harus kita terima, meskipun itu bertentangan dengan harapan.

Ibunya tersenyum.
Jadi kamu masih ingat semua yang ibu katakan?
Kenapa tidak?
Berarti kamu sudah siap untuk melihat kenyataan?
Aku siap. Aku tak sabar lagi untuk mendengar.
Tunjukkan padaku bagaimana laki-laki sejati itu.

Ibu memejamkan matanya. Ia seakan-akan mengumpulkan seluruh unsur yang berserakan di mana-mana, untuk membangun sebuah sosok yang jelas dan nyata.

Laki-laki yang sejati, anakku katanya kemudian, adalah… tetapi ia tak melanjutkan.Adalah?Adalah seorang laki-laki yang sejati.Ah, Ibu jangan ngeledek begitu, aku serius, aku tak sabar.

Bagus, Ibu hanya berusaha agar kamu benar-benar mendengar setiap kata yang akan ibu sampaikan. Jadi perhatikan dengan sungguh-sungguh dan jangan memotong, karena laki-laki sejati tak bisa diucapkan hanya dengan satu kalimat. Laki-laki sejati anakku, lanjut ibu sambil memandang ke depan, seakan-akan ia melihat laki-laki sejati itu sedang melangkah di udara menghampiri penjelmaannya dalam kata-kata.

Laki-laki sejati adalah…
Laki-laki yang perkasa?!

Salah! Kan barusan Ibu bilang, jangan menyela! Laki-laki disebut laki-laki sejati, bukan hanya karena dia perkasa! Tembok beton juga perkasa, tetapi bukan laki-laki sejati hanya karena dia tidak tembus oleh peluru tidak goyah oleh gempa tidak tembus oleh garukan tsunami, tetapi dia harus lentur dan berjiwa. Tumbuh, berkembang bahkan berubah, seperti juga kamu.O ya?

Bukan karena ampuh, bukan juga karena tampan laki-laki menjadi sejati. Seorang lelaki tidak menjadi laki-laki sejati hanya karena tubuhnya tahan banting, karena bentuknya indah dan proporsinya ideal. Seorang laki-laki tidak dengan sendirinya menjadi laki-laki sejati karena dia hebat, unggul, selalu menjadi pemenang, berani dan rela berkorban.

Seorang laki-laki tidak dengan sendirinya menjadi laki-laki sejati karena dia hebat, unggul, selalu menjadi pemenang, berani dan rela berkorban. Seorang laki-laki belum menjadi laki-laki sejati hanya karena dia kaya-raya, baik, bijaksana, pintar bicara, beriman, menarik, rajin sembahyang, ramah, tidak sombong, tidak suka memfitnah, rendah hati, penuh pengertian, berwibawa, jago bercinta, pintar mengalah, penuh dengan toleransi, selalu menghargai orang lain, punya kedudukan, tinggi pangkat atau punya karisma serta banyak akal.

Seorang laki-laki tidak menjadi laki-laki sejati hanya karena dia berjasa, berguna, bermanfaat, jujur, lihai, pintar atau jenius. Seorang laki-laki meskipun dia seorang idola yang kamu kagumi, seorang pemimpin, seorang pahlawan, seorang perintis, pemberontak dan pembaru, bahkan seorang yang arif-bijaksana, tidak membuat dia otomatis menjadi laki-laki sejati!Kalau begitu apa dong?

Seorang laki-laki sejati adalah seorang yang melihat yang pantas dilihat, mendengar yang pantas didengar, merasa yang pantas dirasa, berpikir yang pantas dipikir, membaca yang pantas dibaca, dan berbuat yang pantas dibuat, karena itu dia berpikir yang pantas dipikir, berkelakuan yang pantas dilakukan dan hidup yang sepantasnya dijadikan kehidupan.

Hanya itu?
Seorang laki-laki sejati adalah seorang laki-laki yang satu kata dengan perbuatan!
Orang yang konsekuen?
Lebih dari itu!
Seorang yang bisa dipercaya?
Semuanya!

. . . . . . hmmmmmmm